Blog Informasi dan Kesehatan

BOS OUTLET Karangsong adalah jasa online pembayaran tagihan anda

BOS OUTLET KARANGSONG

Jasa Online Penyedia pembayaran tagihan listrik, leasing, telkom, listrik, PDAM, Dll

BOS OUTLET KARANGSONG

Cetak Foto, Edit Video, Desain dan Cetak Spanduk, Dokumentasi, News, Dll

BOS OUTLET KARANGSONG

MItra Usaha Anda, menerima pendaftaran agen pulsa Dll

BOS OUTLET KARANGSONG

Alamat Belakang SDN 1 Desa Karangsong blok wanasari RT 05 Rw 02 Kec/Kab Indramayu Jawa Barat



REGISTRASI DAFTAR AGEN PULSA - BOS OUTLET adalah authorized dealer pulsa elektonik kartu prabayar, untuk semua produk operator telekomunikasi yang ada di indonesia. Kami menawarkan penghasilan tambahan kepada siapapun, dan dimana pun, untuk dapat bergabung bersama Layanan Isi ulang pulsa elektronik dengan harga pulsa paling murah/normal…tapi dengan kualitas yang bukan murahan..
Gratiss... Bayar untuk Saldo Minimal Rp. 100.000,- Bergabunglah menjadi Agen Pulsa Kami
DAFTAR KLIK DISINI
Showing posts with label News BOS. Show all posts
Showing posts with label News BOS. Show all posts

Wednesday, 19 April 2017

Upload Video di Facebook Bisa Dapat Uang

Upload Video di Facebook Bisa Dapat Uang
NEW YORK - Sejak tahun 2015 laluh ada kabar dimana sebuah kebikjakan baru akan diberlakukan oleh Facebook dalam waktu dekat. Bagi pengunggah video di Facebook akan juga dapat rejeki dari jejaring sosial nomor satu dunia tersebut.

Seperti dilansir dari Recode, Minggu (5/7/2015), Facebook tak lama  lagi memberlakukan kebijakan seperti itu. Namun kebijakan yang diberlakukan oleh Facebook bakal berbeda dengan YouTube. Hal ini karena tak semua pengunggah video bakal bisa memperoleh uang dari facebook.

Mereka yang bisa memperoleh fee dari Facebook adalah para pengunggah video yang menjadi bagian dari fitur ‘Suggested Videos’. Video yang masuk dalam fitur Suggested Videos itu merupakan konten video ekslusif yang ada di YouTube. Facebook menggunakan  algoritma khusus untuk mengaitkan satu video dengan video lain.

Saat ini facebook memang menjadi pesaing serius dari YouTube. Terlebih jumlah video yang dibagikan di jejaring sosial tersebut kian hari semakin banyak. dan hingga saat ini masih belum kami temukan kebenarannya.

Sunday, 12 June 2016

Anna Shopanah :Ibukota Inbar Nanti yang Dekat Jalan Raya

INDRAMAYU–Ibu kota Daerah Otonomi Baru (DOB) Kabupaten Indramayu Barat masih belum diketahui. Muncul tiga alternatif wilayah yakni Kandanghaur, Kroya dan Gabuswetan. Lalu bagaimana menurut pendangan Bupati Indramayu, Hj Anna Sophanah?

Bupati mengatakan untuk masalah ibu kota Kabupaten Indramayu Barat sebaiknya diserahkan kepada masyarakat  setempat, dan juga panitia pembentukan Kabupaten Indramayu Barat (PPKIB). Meski demikian, Bupati lebih  setuju kalau ibu kota kabupaten di wilayah yang memiliki akses jalan raya.

“Kalau saya lebih setuju yang lokasinya dekat jalan raya (pantura), karena untuk mempermudah akses komunikasi maupun transportasi,” katanya usai menghadiri Pasar Murah Berbagi Sembako BNI, di gedung PGRI Kabupaten Indramayu, Kamis (9/6). (Radar Online)

Baca selengkapnya KLIK DISINI

Polisi Gagalkan Penjualan 1,4 Juta Petasan

JATIBARANG –  Jutaan butir petasan yang akan dikirim ke luar daerah berhasil digagalkan jajaran Polsek Jatibarang, Jumat (10/6). Petugas juga mengamankan pengemudinya, Sudono (48), warga Desa Lobener Lor Kecamatan Jatibarang beserta barang bukti satu unit mobil pikap yang digunakan mengangkut petasan tersebut.

Kapolres Indramayu AKBP Eko Sulistyo Basuki SIK SH MH melalui Kapolsek Jatibarang Kompol Asep Wawan SH mengatakan, keberhasilan anggotanya menggagalkan pengiriman jutaan petasan itu berawal saat mobil pikap nopol E 8488 PN tersebut tengah melaju di Jalan Raya Jatisawit. Pikap warna hitam itu kemudian menyalip mobil petugas yang tengah patroli.

Melihat ada mobil pikap yang membawa muatan itu, petugas menaruh curiga. Saat itu juga petugas mengejarnya hingga kemudian kendaraan tersebut berhasil dihentikan. Petugas kemudian menghampirinya dan meminta surat kendaraan,serta menanyakan isi muatannya.

“Pengemudinya berusaha mengecoh petugas dengan meyakinkan bahwa muatan yang dibawanya itu kerupuk udang. Namun, petugas tidak percaya begitu saja, kemudian mengeceknya,” ujarnya didampingi Kanit Reskrim Ipda Marsad.

Awalnya petugas melihat tumpukan dus yang berada di atas memang di dalamnya kerupuk. Namun, setelah mengecek tumpukan di bawahnya ternyata petasan. Melihat ada petasan dalam jumlah banyak, petugas pun langsung mengamankannya.

Baca selengkapnya KLIK DISINI

Ada Oknum LSM Minta 50 Juta, Proyek Pengecoran Jalan Dijaga Polisi

PATROL – Proyek betonisasi jalan di jalur pantura, Desa Sukahaji, Kecamatan Patrol, terus dikebut. Bahkan, perbaikan jalan tersebut dilakukan siang maupun malam hari. Mengantisipasi gangguan kamtibmas yang dilakukan sekolompok LSM, Polsek Patrol menerjunkan personelnya untuk berjaga-jaga di lokasi proyek.

Jajaran Polsek Patrol melakukan pengamanan dilokasi proyek perbaikan jalan beton jalur pantura Desa Sukahaji, Kecamatan Patrol, Jumat (10/6). Pengamanan dilakukan guna mengantisipasi adanya aksi sejumlah oknum dari salah satu LSM untuk menghalang halangi kegiatan pengerjaan jalan.

Kapolres Indramayu AKBP Eko Sulistyo Basuki SIK SH MH melalui Kapolsek Patrol Kompol Ginting Sumantri SH menegaskan, pihaknya akan melakukan tindakan tegas bagi siapapun yang mencoba menghalangi pekerkaan jalan. Apalagi, pemerintah kini tengah berusaha mempercepat perbaikan jalan pantura yang akan dilalui arus mudik.

“Kami akan tindak tegas mereka (oknum masyarakat, red), jika mau menghalang-halangi proyek perbaikan jalan di jalur pantura. Apa yang dilakukan oknum LSM tersebut merupakan suatu aksi premanisme. Selain mengganggu pekerjaan, mereka juga berusaha memeras pihak pelaksana proyek. Ini harus ditindak tegas,” tegas Ginting didampingi Kanit Reskrim Ipda H Rasita.

Selain gangguan kamtibmas, Kompol Ginting menambahkan, pihaknya juga mengatur arus lalu lintas mengantisipasi kemacetan kendaraan. ”Anggota saya juga bertugas untuk mengatur arus lalin agar tidak terjadi kemacetan di pantur,” imbuhnya. (RadarOnline)

Baca selengkapnya KLIK DISINI

Saturday, 11 June 2016

Ini Alasan Pemakaman Muhammad Ali Tunggu 8 Hari

LOUISVILLE – Muncul beberapa pertanyaan di seputar prosesi pemakaman legenda tinju Muhammad Ali. Salah satunya adalah prosesi pemakamannya yang dilakukan delapan hari setelah kematiannya pada Jumat (8/6) malam lalu. Ali adalah seorang muslim. Biasanya jenazah seorang muslim dimakamkan kurang dari 24 jam.

Dilansir dariberbagai media, Alasan utama penundaan pemakaman selama berhari-hari itu adalah permintaan Ali sendiri. Ali tidak ingin pamakamannya berlangsung tertutup dan dihadiri oleh keluarganya saja. Dia ingin agar semua orang fans-nya dan semua orang yang mencintainya berkesempatan untuk mengucapkan perpisahan yang terakhir kalinya. Sebab Ali bukan hanya milik  keluarganya, tapi dia adalah milik dunia.
Mengapa Pemakaman Muhammad Ali Tunggu 8 Hari
''(Pemakaman) Ini adalah apa yang ingin saya lihat, ini adalah jenis program yang ingin saya lihat, yaitu inklusif untuk semua orang, dimana kita memberikan kesempatan sebesar-besarnya pada orang-orang yang ingin memberikan penghormatan pada saya,'' ujar juru bicara keluarga Ali, Bob Gunnell, menirukan ucapan almarhum sepuluh tahun lalu.

Ali memang sudah lama merencanakan prosesi pemakamannya dengan begitu detail. Pengacara dan beberapa orang terdekatnya membantu menyusun detail rencana pemakamannya.
Begitu detailnya hingga berupa buku setebal dua inci yang oleh keluarga dan orang terdekatnya disebut dengan The Book. Rincian prosesi pemakaman ini dirubah sedikit beberapa hari jelang kematiannya. Yaitu tentang lokasi dimana jenazahnya bakal disemayamkan untuk terakhir kalinya.

Awalnya Ali ingin dimakamkan di Muhammad Ali Center di Louisville. Namun istrinya Lonnie khawatir itu akan membuat  Muhammad Ali Center tidak bisa berfungsi sebagai mana mestinya. Sebab orang-orang bakal berdatangan ke makam tersebut. Ali akhirnya memutuskan untuk dimakamkan di Cave Hill Cemetery.

''Muhammad merencanakan semua ini. Dan dia merencanakannya sebagai sebuah momen pembelajaran,'' ujar  Imam Zaid Shakir yang memimpin prosesi salat jenazah.

Pemakaman Ali memang merupakan pembelajaran utamanya tentang kerukunan umat beragama. Orang-orang dari berbagai latar belakang bergandengan tangan dalam damai di prosesi pemakamannya. (AFP/Aljazeera/The New York Times/CNN/sha)

Thursday, 9 June 2016

Sejarah Masjid dan Tanah yang Disatukan Sang Sunan

NEWS BOS - Masjid Jami Darussalam yang berada di Desa Karangsambung Kecamatan Kadipaten Kabupaten Majalengka konon menurut masyarakat sekitar didirikan langsung oleh Sunan Gunung Jati pada abad ke-14. Kala itu Desa Karangsambung masih terdiri dari beberapa blok, sebelum disatukan menjadi sebuah desa bernama Desa Karangsambung.

"Sekitar abad 14, Sunan Gunung Jati diperintahkan oleh Sultan Demak untuk menyebarluaskan Agama Islam di Pulau Jawa bagian barat sambil mendamaikan masyarakat yang sedang berseteru untuk memperebutkan batas wilayah," ungkap Anggota DKM Darussalam, Mohammad Diat kepada, Senin (6/6).
Sejarah Masjid dan Tanah yang Disatukan Sang Sunan

Mohammad Diat menceritakan, Sunan Gunung Jati datang ke Desa Karangsambung dengan didampingi para abdi dalem yang disebut Ki Gedeng. Saat itu Desa Karangsambung masih terdiri dari lima blok yakni pertama, Blok Karang Koletrak yang sekarang menjadi Blok Sabtu, di mana masyarakatnya mempunyai keahlian perang.

Dilansir dari Fajar news com, Kedua, Blok Karang Sinom yang sekarang menjadi Blok Ahad, di mana masyarakatnya mempunyai keahlian retorika. Ketiga, Blok Karang Suwung yang sekarang menjadi Blok Jumat, di mana masyarakatnya mempunyai keahlian di bidang agama.

Keempat, Blok Karang Setra yang sekarang menjadi Blok Senen sebelah timur, di mana masyarakatnya mempunyai keahlian di bidang usaha. Dan kelima, Blok Karang Pawijan yang sekarang berdiri kantor Desa Karangsambung.

"Dari kelima blok itu, ada empat blok yang keadaan warganya kacau balau karena sering berseteru untuk berebut batas wilayah. Berkat usaha para pembantu Sunan Gunung Jati, masyarakat yang berseteru tersebut bisa didamaikan, maka daerah-daerah tersebut disatukan menjadi Karangsambung yang bermakna halaman (tanah) yang disatukan," tutur Mohamad Diat.

Menurut catatan sejarah, lanjutnya, setelah masyarakat bersatu, maka para pembantu Sunan Gunung Jati membuat tempat ibadah yang sekarang bernama Masjid Jami Darussalam.

Para pembatu Sunan Gunung Jati yang ikut mendirikan Masjid Darussallam yakni Ki Gedeng Pancuh, Ki Gedeng Curug Landung, Ki Gedeng Magelung, Ki Gedeng Babadan, Ki Gedeng Sawit, Ki Gedeng Keked, Ki Gedeng Bango Dua dan Ki Gedeng Hanjatan.

Selain membuat masjid, para pembantu Sunan Gunung Jati juga membuat peralatan-peralatan di antaranya sebuah kursi yang dibuat oleh Ki Gedeng Sawit. Kursi itu digunakan sebagai tempat duduk Ki Gedeng Sawit pada saat memberikan ceramah keagamaan, bahkan sebelum tahun 1970-an kursi tersebut sering digunakan untuk sumpah bagi mereka yang bersengketa.

Ada juga perabot perang seperti tumbak, keris, pedang, meriam dan yang lainnya yang sampai sekarang tersimpan rapih sebagai peninggalan bersejarah. Masjid Jami Darussalam sampai sekarang sering dikunjungi pihak luar, bahkan para pelajar dan mahasiswa sering datang sekadar untuk tahu sejarah pendiriannya.

Di bawah kepemimpinan Ketua DKM Dede Iwan, dengan sekretaris Suwarman, masjid ini terus
dijaga keasliannya. Dalam perjalanannya masjid ini telah direnopasi sebanyak tiga kali, yakni sekitar tahun 1975, 1982, dan 2003.

Pandai Besi, Profesi di Tepi Zaman

NEWS BOS - PERAJIN alat-alat pertanian dan pembangunan tradisional atau pandai besi di Kabupaten Majalengka semakin punah karena kurangnya minat anak muda. Desa Bongas Wetan yang pada jaman dulu menjadi sentra pandai besi kini tinggal tersisa 4 kelompok lagi. Itupun dikelola keluarga yang masih menncintai pekerjaan yang diturunkan nenek moyang mereka. Letak pandai besi tersebut kini berada di satu RT bahkan letaknya berhadapan, ada juga yang berdampingan.
Pandai Besi, Profesi di Tepi Zaman
Seperti dilansir dari laman Pikiran Rakyat, Perajin pandai tersebut diantaranya adalah Wardi (50), Saptani (40), Budi (35) dan Yanto (50), mereka masih satu keluarga yang tinggal di Blok Jumat, RT 06/01, Desa Bongas Wetan, Kecamatan Sumberjaya, Kabupaten Majalengka.

Setiap hari mereka membuat alat-alat pertanian dan bangunan seperti cangkul atau linggis. Tidak banyak yang mereka produksi karena pesanan juga sepi. Dalam sehari mereka mengaku membuat 6 hingga 7 buah cangkul, atau beberapa buah linggis.

“Kalau cangkul ramainya di bulan Oktober, pada bulan tersebut permintaan bisa mencapai 10 hingga 12 buah, di bulan-bulan seperti sekarang kami berusaha memproduksinya untuk memenuhi pesanan nati saat ramai,” ujar Wardi.

Satu buah cangkul rata-rata dijual seharga Rp 120.000 sedangkan linggis seharga Rp 50.000 per buah.

“Tidak banyak yang diproduksi karena pesanannya juga sedikit, lain halnya dengan dulu kebutuhan cangkul banyak karena banyak petani yang butuh, sekarang petani juga jarang mencangkul paling untuk pematang, karena sawahnya sendiri dibajak dengan trakstor,” ujar Yanto.

Nenek moyangnya dulu bisa hidup sejahtera dari pekerjaan sebagai pandai besi karena kebutuhan alat pertanian banyak seperti cangkul, kored, parang, golok, kapak, patik daln lain-lain, selain itu pesanan roda delman, roda pedati dan barang lainnya juga cukup banyak karena alat transportasi masa itu menggunakan delman.

“Kalau jaman dulu perapiannya yang lama karena harus di pompa sekarang perapian semakin canggih tapi barang susah dijual,” kata Budi.

Sedangkan untuk bahan baku menurut perajin kini mudah diperoleh karena banyak penjual besi atau plat baja di Kecamatan Sumberjaya. Harga satu buah plat untuk cangkul harganya Rp 18.000 per 2 kilogram. Sedangkan harga besi untuk pembuatan linggis harganya Rp 7.500 per kg.

Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi Kabupaten Majalengka Rieswan Graha disertai Kepala Bidang perindustrian Asep Iwan Haryawan mengatakan jumlah pandai besi dan logam kini tinggal 37 perajin. Dan khusus pandai besi tinggal beberapa perajin di antaranya berada di Kecamatan Majalengka, Cigasong, Sumberjaya dan Talaga.

“Dulu di Cigasong juga terkenal dengan pandai besi dan beberapa masyarakatnya hidup dari mata pencaharian sebagai pandai, kini di Cigasong malah nyaris tidak ditemukan lagi, keturunannya tidak tertaris lagi menjadi pandai,” tutur Asep.

Peralatan pertanian seperti kapak, golok, patik, cangkul, sabit atau peralatan pertanian lainnya lebih banyak didatangkan dari luar daerah. Malah penjual golok yang berkeliling saja kebayakan berasal dari Garut atau Sukabumi.

Bus Biasa Turunkan Penumpang di Jalan Tol

NEWS BOS -  Para penumpang bus yang melintasi tol Cipali terlihat dengan leluasa turun di ruas jalan tol Selasa (7/6). Padahal ada larangan kendaraan berhenti di jalan tol. Kejadian tersebut terlihat di sekitar KM 180 Desa Panjalin Lor Kecamatan Sumberjaya sekitar pukul 09.30, nampak lima penumpang turun dari bus jurusan Jakarta-Jawa Tengah.
Bus Biasa Turunkan Penumpang di Jalan Tol
 Beberapa penumpang mengaku terlalu lama jika harus turun di Palimnanan, sementara tujuan mereka adalah salah satu desa wilayah Sumberjaya. “Kalau harus turun di Palimanan saya harus memutar, jadi lebih baik saya turun langsung saja. Toh supir bus juga ngga ngelarang saya untuk turun,” ungkap salah seorang penumpang yang enggan menyebutkan namanya.

Selain itu alasan nekat turun di jalan tol karena ongkosnya lebih murah. Apalagi ketika memasuki bulan Ramadan dan menjelang Idul Fitri ongkos angkutan umum mulai angkot sampai bus mengalami kenaikan. “Saat ini saja dari Jakarta sampai Majalengka kurang lebih 100 ribu habis, jadi agar lebih efisien pengeluarannya, saya lebih memilih turun di jalan tol biar ngga perlu naik angkutan umum lagi,” tambahnya.

Namun aksi tersebut mengundang reaksi dari beberapa masyarakat, yang menilai harus ada tindakan keras dari aparat kepolisian. Jika hal itu dibiarkan akan sangat membahayakan para pengendara lain.

“Apalagi jalan tol yang kendaraan itu tidak ada yang berhenti selain di rest area. Agar tidak membahayakan pengendara lain, perlu ketegasan dari aparat,” ungkap Ibrahim (26) warga Desa Trajaya Kecamatan Palasah.
http://www.resepkuekeringku.com/2014/11/resep-donat-empuk-ala-dunkin-donut.html http://www.resepkuekeringku.com/2015/03/resep-kue-cubit-coklat-enak-dan-sederhana.html http://www.resepkuekeringku.com/2014/10/resep-donat-kentang-empuk-lembut-dan-enak.html http://www.resepkuekeringku.com/2014/07/resep-es-krim-goreng-coklat-kriuk-mudah-dan-sederhana-dengan-saus-strawberry.html http://www.resepkuekeringku.com/2014/06/resep-kue-es-krim-goreng-enak-dan-mudah.html http://www.resepkuekeringku.com/2014/09/resep-bolu-karamel-panggang-sarang-semut-lembut.html